Blizzard Bangkitkan Esports Warcraft III dan Starcraft II Melalui ESL dan Dreamhack

13/08/2020

Seperti yang kita ketahui, acara ESL Pro Tours untuk game Starcraft II serta Warcraft III: Reforged telah dimulai bersamaan dengan digelarnya ESL Dreamhack Anaheim 2020. Pada kesempatan emas ini, Blizzard ingin memberikan kepastian bagi pecinta game RTS yang ingin merasakan keseruan kedua game tersebut melalui ajang kompetitif yang seru dan menarik. Untuk menunjukkan keseriusannya, Blizzard memutuskan untuk menjalin kerjasama dengan Dreamhack dan ESL dengan kontrak selama tiga tahun. Bahkan Blizzard juga menyiapkan prizepool mencapai 4,6 juta USD untuk musim pertama ESL Pro Tours 2020 ini.

Menurut lansiran Shack News, Kerry LaRose selaku Esports Associate Product Manager dari Blizzard menjelaskan bahwa pihaknya ingin menjalankan long-roadmap untuk memberikan kepastian kepada semua pemain, khususnya bagi mereka yang ingin terjun ke ranah kompetitif yang lebih serius untuk game Warcraft III: Reforge dan juga Starcraft II. Menurut Kelly LaRose, keputusan pihak Blizzard untuk menjalin kerjasama dengan ESL merupakan keputusan yang paling tepat melihat pengalaman ESL dalam menjalankan berbagai turnamen di dunia, termasuk dalam kancah game RTS. Tidak dapat kita pungkiri, hasil kerja ESL memang patut diacungi jempol.

Meski Starcraft II terbilang game yang sudah “berumur”, namun Kelly meyakinkan bahwa game ini masih layak untuk dimainkan, bahkan dipertandingkan. Tidak hanya pemain lama saja, game ini juga sangat layak untuk diperkenalkan pada pemain baru yang baru ingin mencoba permainan bergenre RTS. Kelly menjelaskan bahwa hal ini terlihat dari banyaknya pemain lama yang kembali untuk memainkan game ini dan banyaknya minat pemain baru untuk mencoba memainkan Warcraft III serta Starcraft II saat pergelaran ESL Pro Tours 2020. 

“Membangkitkan” kembali “mayat” bukanlah hal yang mudah bagi Blizzard. Namun Kelly LaRose yakin, dengan berlandaskan pengalaman yang matang dalam dunia Esport, kerjasama Blizzard dengan ESL dan Dreamhack akan membuahkan hasil yang manis. Menurutnya, menghidupkan kembali game RTS di dunia Esport dapat dilakukan asal pendekatan dan cara berbaur yang diterapkan di setiap regionnya tepat. Kelly juga menjelaskan bahwa Cina merupakan negara dengan minat pemain tertinggi untuk genre RTS. 

Blizzard juga fokus untuk memberikan pembinaan kepada pemain baru agar dapat bersaing secara kompetitif dengan pemain profesional. Blizzard berharap dengan adanya pembinaan ini, mereka dapat menemukan bibit-bibit unggul yang nantinya akan ditempa menjadi seorang mega bintang dalam dunia game bergenre Real Time Strategy.

Untuk memberikan angin segar bagi pecinta game Warcraft III: Reforged dan Starcraft II, Kelly LaRose memberikan informasi bahwa akan ada pemain-pemain bintang yang akan bertanding nantinya, seperti Jang “Moon” Jae Ho, Dmitry “Happy” Kostin, serta Andriy “Foggy” Koren. Pihaknya juga menantikan kemunculan nama-nama baru yang akan meramaikan ESL Dreamhack Anaheim 2020.

Intinya adalah, Blizzard tidak hanya berfokus pada “kembalinya” pemain-pemain lama, namun juga bagaimana mereka dapat memperkenalkan game lawas mereka kepada pemain-pemain baru. Tampaknya ESL Dreamhack Anaheim 2020 akan menjadi “wadah” yang tepat bagi Blizzard untuk mendapatkan kembali perhatian para pecinta game RTS di era persaingan game dengan grafik “monster” seperti sekarang ini. Kita lihat saja strategi apa yang akan diambil Blizzard untuk menggaet minat para pemain game saat ini.